Penjelasan Tentang Sosiopat

Mungkin anda tidak asing lagi dengan kata sosiopat , wajah mirip dengan pembunuh atau memiliki karakter yang sangat tertentu di dalam judul film tersebut.

Sosiopat merupakan salah satu istilah yang sangat sering di pakai oleh orang dan juga bisa menggambarkan orang yang suka menyendiri dan juga tidak mau bersosialisai ini dapat di istilahkan bahwa adalah gangguan di kepribadian antisosial .

Cara mengenal orang yang memiliki sosiopat berikut ini adalah ciri – ciri

  • memiliki miskin empati , jika orang sosiopat ini adalah salah satu ciri yang khas dan juga bisa memahami keadaan emosional orang lain .
  • adanya minim hati nurani ini penderita bisa memiliki hati nurani
  • adanya sifat manipulatif jangan ragu – ragu untuk menipu orang lain demi keuntungan dan juga kepuasan yang pribadinya dan tidak bisa di bedakan dengan nama kata yang benar dan juga mana yang bohong .
  • memiliki sifat impulsif ini sifatnya dan amarah yang sampai meledak -ledak baik terhadap diri sendiri maupun dengan orang lain .
  • tidak ada rasa tanggung jawab di mulai dari tanggung jawab terhadap diri sendiri sampai dengan ornag lain dan juga termasuk keluarga .
  • memiliki sifat yang selalu mementingkan diri sendirinya jika orang yang pengidap sosiopat jangan di ragu kan lagi pasti akan selalu menyalahkan orang lain atas apa yang dia perbuat atau jika ada berbuat salah apapun itu alasannya .

Apa perbedaan tentang sosiopat dan juga psikopat ?

Jika anda ingin mengetahuinya perbedaan dari sosiopat dan juga psikopat merupakan tidak memiliki hati nurani karena sosiopat ini masih memiliki perasaan yang sangat minim , sedangkan psikopat tidak ada memiliki sifat yang seperti sosiopat , jika seseorang terkenak sosiopat jika melakukan sesuatu tidak memikir panjang maka bisa mengakibatkan melanggar peraturan . Dan lain cerita nya dengan psikopat karena seorang yang memiliki sifat psikopat maka dia akan selalu menghitung semua apa yang di lakukan dengan kepala yang dingin , dan dengan mengunakan cara yang sangat halus dan juga bisa menipu korban sehingga korban tidak bisa mengetahui adanya suatu jebakan .

Semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan